GURU LES PRIVATE SEX
Keisha benar-benar akrab dengan saya serta seperti anak sendiri, Oppo Sex Story ia tetap sharing beberapa hal tentang dianya. Keisha memiliki papah yang baik hati, namanya Ardi, ia ialah papah yang pemahaman pada anaknya.
Hari itu Keisha merencanakan untuk berlibur ke Villa papanya di Pucuk serta ajak saya untuk masuk dalam acara berlibur itu. Jam 9 pagi kami telah jalan ke arah Pucuk dengan memakai mobil papah Keisha. Kami bertiga sampai di Villa jam 2 siang sebab macet di jalan karena libur hari besar.
Udara yang beri kesegaran membuat pemikiran kami fresh kembali. Kami di villa lakukan pekerjaan masak bersama-sama dan main kartu bertiga. Sampai malam datang serta Keisha mengantuk serta memintaku menemainnya tidur. Sebelum Keisha tidur, papanya menyebut saya,
“ Miss Fani, dapat meminta waktu kelak sesudah Keisha tidur? “
“ Iya pak Ardi bisa” jawab saya.
Kurang lebih 25 menit selanjutnya Keisha telah terlelap tidur di kamar ia serta saya harus selekasnya bangun untuk menjumpai papah Keisha. Waktu itu papah Keisha sedang membaca di ruangan makan menanti saya. Oppo Sex Story
“ Malam pak Ardi”,
“ Eh Miss Fani, duduk sini “,
“ Bagaimana ini hari, lelah sekali ya?” Bertanya papah Keisha buka perbincangan
“ Cukup pak Ardi, hehe, by the way bapak minum hangat ? “, Bertanya saya padanya untuk hilangkan kebuntuan.
“ Bisa Miss Fani, inspirasi yang bagus itu “ hehehe.
“ Pak Ardi panggil saya Fani saja, saya bertambah nyaman dengan panggilan itu.” Hehe jawab saya ke papah Keisha.
“ Ya, baik Fani.”
Selang beberapa waktu saya mempersiapkan minuman di pantry serta menyajikannya kembali di ruangan makan. Papah Keisha orang yang pintar menyusun perbincangan yang menarik, hingga tidak berasa malam telah larut serta udara dingin makin menyerang badan. Mungkin kami telah kehabisan kata untuk dibahas serta kita setuju akhiri perbincangan.
Tanpa ada tahu siapa yang menyusul mendadak kita sama-sama berangkulan. Hangat badan membuat kita terikut situasi dingin malam itu. Papah Keisha memeluk serta mengusung saya ke kamarnya. Dengan sopan papah Keisha mulai melumat bibir saya perlahan, membawaku ke satu perasaan yang melayang-layang. Lidah kami sama-sama berpagutan, nikmati kehangatan di kamar berdua.
Sekalian berpagutan tangan Ardi mulai menelusup buka kancing baju saya satu-satu sampai pada akhirnya terlepaslah baju saya.
Oppo Sex Story Lalu Ardi mulai melumat leher saya dengan perlahan-lahan serta memberikan gigitan kecil sampai nafsu saya mulai naik. Hembusan nafasnya membuat saya semakin melayang-layang tinggi sampai tidak sadar dengan apa yang kita kerjakan. Tangan Ardi mulai melepas pengait bra saya sampai pada akhirnya terlepas penutupnya. Saat ini saya topless serta Ardi mulai melumat puting saya, langsung tubuh saya seperti terkena sengatan listrik yang tinggi.
Lidah Ardi menjilat dengan cermat serta membuat puting saya semakin mengeras serta saya mendesah rasakan tangan Ardi menyelusup ke hot pants saya. Ardi mulai menanggalkan hot pants saya serta meremas vagina saya yang mulai basah. Saat ini tinggal cd saya yang masih melekat dibawah. Ardi kembali menelusup di cd serta jarinya mulai menyerang ke vagina saya, mainkan serta mencabik dalamnya vagina. Mengocok vagina yang mulai basah itu.
“ oohh, Ardiiiii” saya mengeluh keenakan Oppo Sex Story
Ardi tidak mempedulikan saya serta mulai menjilati semua badan saya, pusar saya sekalian tangannya meremas tete saya. Lalu mulai menolong melepas cd saya. Saat ini saya telah build an telentang di atas ranjang, permainan belum selesai. Ardi mulai melumat vagina hingga saya merasakan ingin pipis serta itu yang diberi nama orgasme. Tubuh saya berasa bergetar serta pinggul saya menggelinjang rasakan enaknya klimaks pertama-tama.
“Oooohhhhhhhhhhhhh,,,,,,”
Ardi kelihatan senang membuatku klimaks, lalu ia mulai menanggalkan bajunya serta bugil di muka saya. Saya terpana dengan tubuh bugil Ardi dengan penis yang telah mengacungkan keras di muka. Dengan naluriku lalu saya mulai mendapatkan batang penisnya serta menjilatinya perlahan.
“ Ooooh, Fani, enaak”’ erang Ardi nikmati lumatan saya di batangnya.
Lobang penisnya saya jilati dengan perlahan serta mulai mengulumnya lebih dalam. Berasa keras batang yang saya uum dengan uratnya yang berdenyut. Saya kulum sampai dalam, tangan Ardi menggenggam kepala saya minta untuk mengulum lebih dalam. Ia hujam batang di mulut saya sampai saya tersedak kehabisan nafas.
Oppo Sex Story Ardi meredam kepala saya serta saya menggeliat ingin lepasin kuluman. Mendadak ada denyutan yang makin kencang di mulut saya. Ardi meredam kepala saya serta dari dalam batangnya menyemprot cairan kental sperma ia. Sekejap berasa hangat di mulut saya. Ardi memintaku menelannya, karenanya protein tinggi.
“ Kamu telan saja, itu protein untuk kamu “ bisiknya di telinga saya.
Lalu kita mulai lumatan dengan lidah sama-sama memanggut keduanya. Datang waktunya Ardi ingin masukkan batang penisnya ke vagin saya dengan sopan. Sebelumnya kesusahan masuk sebab saya masih virgin, usaha Ardi untuk emasukkan makin intensif. Kepala penisnya masuk perlahan-lahan dengan sedikit dorongan.
“Sempit Fani?’
“ Saya masih virgin “
“ Oh yaa?” ia kaget
Lalu Ardi makin dalam masukkan penisnya serta berasa ada gesekan kulit penis Ardi serta vagina saya yang telah basah, hingga membuat sensasi tertentu dari yang saya rasakan. Ardi menghujamkan penisnya teratur turun naik sekalian kami sekalian sama-sama melumat. Tubuh Ardi menindih saya sekalian terus memompa penisnya sampai saya mulai akan klimaks .
“Ooohhh…aaaaahhhh “ Oppo Sex Story saya mengeluh kesenangan sebab hujaman Ardi yang makin cepat di vagina saya.
Saya menjepitnya lebih kencang dengan otot pelvic saya hingga ia merasakan penisnya seperti dicengkram vagina saya. Selang sesaat ia cabut penisnya serta menggesekakn di bibir vagina saya untuk dimasukkan serta menghujamnya semakin cepat.
“Ooh..aahhh, saya ingin klimaks Ardi” saya tidak tahan akan hujaman ia yang semakin kencang.
Ardi semakin percepat hujamannya sekalian melumat puting saya seperti bayi sendang menyusui. Serta tidak lama kemudian berasa ada cairan hangat menyemprot di vagina saya.
‘Aaaaaaaaaaaarrghhhhhhhh………… Oppo Sex Story denyut batang penis Ardi menyemprotkan sperma. Sekalian ia hujam kecil serta mencabutnya kembali untuk ditempatkan ke mulut saya. Saya bersihin tersisa sperma ia di batang penisnya serta mulai mengulumnya supaya kembali bangun serta keras .
Kesempatan ini Ardi telentang di ranjang serta saya mengatur ia supaya bisa klimaks kembali. Saya bimbing masuk penisnya serta menempati sekalian pinggul saya memutar turun naik ikuti pergerakan hujaman. Penisnya sudah keras serta waktu kerasnya lebih lama dari mulanya. Saya rasakan ia lama ejakulasi hingga berasa seperti batang kayu yang menghujam vagina saya. Dengan ubah beberapa style saya coba dengan Ardi sampai saya klimaks dibuatnya.
Lalu ia mulai rasakan ejakulasi dengan mulai berdenyut kembali batang penisnya. Tidak lama kemudian semprotan ke dua kalinya mengalir di vagina saya sampai kami sama-sama berangkulan sesudah mengakhiri permainan yang ke-2 malam itu. Sama-sama berciuman berterima kasih untuk malam yang indah. Selekasnya kemudian saya mandi serta bergegas ke kamar Keisha untuk tidur di dekatnya kembali sampai pagi datang.
Selesai...








0 Komentar