Muka Sheila makin tegang, tubuhnya gentar, seragam pramugarinyapun sudah basah oleh keringat yang deras membanjiri tubuhnya, Indra bersiap-siap lakukan penetrasi ketubuh Sheila. “Hmmmmpphhh………. hhhhhmmmmppp…. ..”, Sheila menjerit dengan tubuhnya yang mengejang saat Indra mulai memberikan batang kemaluannya di dalam lobang kemaluan Sheila. Matanya terbelalak meredam rasa sakit dikemaluannya, tubuhnya menggeliat-geliat sesaat Indra terus berupaya menanamkan semua batang kemaluannya.
NIKMAT DESAHAN PRAMUGARI MONTOK
Memang sedikit susah tidak hanya Sheila masih perawan, Oppo Sex Story usianyapun masih termasuk muda hingga kemaluannya masih sempit. Pada akhirnya dengan sekuat tenaganya, Indra sukses memberikan semua batang kemaluannya di dalam vagina Sheila. Badan Sheila berguncang-guncang pada saat itu sebab ia menangis rasakan sakit serta pedih tidak terkirakan dikemaluannya itu.
Ia juga mengerti jika malam itu keperawanannya pada akhirnya terenggut oleh Indra. “Ahh….terkena kau saat ini !!! pada akhirnya Gue sukses memperoleh perawan elo !”, bisiknya ketelinga Sheila. Hujanpun makin deras, suara guntur membahana memiawakkan telinga. Sebab ingin dengar suara rintihan gadis yang sudah dikalahkannya itu, dibukannya kain yang semenjak barusan menyumpal mulut Sheila. “Oouuhhh….. baang…. saakiitt… banngg…. amp uunn …”, rintih Sheila dengan suara yang megap- megap.
Jelas Indra tidak peduli. Ia malah langsung menggenjot tubuhnya memopakan batang kemaluannya keluar masuk lobang kemaluan Sheila. “Aakkhh…. ooohhhh…. oouuhhhh…. ooohhhggh… .”, Sheila merintih-rintih, pada saat tubuhnya digenjot oleh Indra, badannyapun makin menggeliat-geliat.
Tidak disadarinya malah badannya yang menggeliat-geliat itu justru memancing nafsu Indra, sebab dengan demikian otot-otot dinding vaginanya justru makin turut mengurut-urut batang kemaluan Indra yang tertanam didalamnya, karena itu Indra merasakan makin nikmat. Oppo Sex Story Menit-menitpun berlalu secara cepat, masih semaksimal mungkin Indra terus menggenjot badan Sheila, Sheilapun terlihat makin kelelahan sebab demikian lamanya Indra menggenjot tubuhnya.
Rasa pedih serta sakitnya seakan sudah hilang, erangan serta rintihanpun sekarang melemah, matanya mulai 1/2 tertutup serta cuma sisi putihnya saja yang kelihatan, selain itu bibirnya menganga keluarkan beberapa alunan rintihan lemah, “Ahhh….. ahhhh… oouuhhhh…”. Serta pada akhirnya Indrapun berejakulasi di lobang kemaluan Sheila, kemaluannya menyemburkan cairan kental yang mengagumkan jumlahnya penuhi rahim Sheila. “A..aakkhhh…..”, sekalian mengejan Indra melolong panjang bak srigala, tubuhnya mengeras dengan kepala menengadah keatas.
Senang telah ia menyetubuhi Sheila, rasa puasnya berlipat ganda baik itu senang sebab sudah sampai klimaks dalam seksnya, senang dalam menaklukan Sheila, senang dalam menyobek keperawanan Sheila serta senang dalam memberikan pelajaran pada gadis cantik itu. Sheila menyambutnya dengan mata yang dengan mendadak terbelalak, ia sadar jika pasangannya sudah berejakulasi sebab disakannya ada cairan-cairan hangat yang menyembur membanjiri vaginanya.
Cairan kental hangat yang bersatu darah itu penuhi lobang kemaluan Sheila sampai sampai meluber keluar membasahi paha serta sprei kasur. Sheila yang mengerti itu semua, mulai menangis tetapi sekarang tubuhnya telah lemah sekali. Dengan mendesah senang Indra merebahkan tubuhnya di atas badan Sheila, sekarang ke-2 badan itu jatuh lunglai seperti tidak bertulang.
Badan Indra terlihat terguncang-guncang jadi akibatnya karena isak tangis dari Sheila yang tubuhnya terhimpit badan Indra. Sesudah beberapa waktu biarkan batang kemaluannya tertanam dilobang kemaluan Sheila, sekarang Indra mencabutnya sambil bangun dari badan Sheila. Badannya berlutut mengangkangi badan lunglai Sheila yang terlentang, Oppo Sex Story kemaluannya yang terlihat telah melemas itu kembali sedikit- untuk sedikit menegang pada saat merapat kewajah Sheila.
Disaat telah betul-betul menegang, tangan kanan Indra tiba-tiba mendapatkan kepala Sheila. Sheila yang masih meringis-ringis serta menangis sesenggukan itu, kaget dengan aksi Indra. Terlebih-lebih lihat batang kemaluan Indra yang sudah menegang itu berkedudukan persis di depan mukanya.
Belum juga sempat menjerit, Indra telah mencekoki mulutnya dengan batang kemaluannya. Walaupun Sheila berupaya berontak tetapi pada akhirnya Indra sukses memberikan penisnya itu kemulut Sheila. Terlihat Sheila seperti akan muntah, sebab mulutnya rasakan batang kemaluan Indra yang masih basah oleh cairan sperma itu.
Kemudian Indra kembali memopakan batang kemaluannya di dalam rongga mulut Sheila, muka Sheila memerah jadi, matanya melotot, kadang-kadang ia terbatuk-batuk serta akan muntah. Tetapi Indra dengan santainya terus memompakan keluar masuk di dalam mulut Sheila, kadang-kadang dengan pergerakan memutar-mutar. “Aahhhh….”, sekalian pejamkan mata Indra rasakan kembali kesenangan di batang kemaluannya itu mengalir kesekujur tubuhnya.
NIKMAT DESAHAN PRAMUGARI MONTOK
Rasa dingin, basah serta geli dirasakannya dibatang kemaluannya. Serta pada akhirnya, “Oouuuuhhhh… Sheila… sayanggg… ..”, Indra mendesah panjang saat kembali batang kemaluannya berejakulasi yang sekarang dimulut Sheila. Oppo Sex Story Dengan terbatuk-batuk Sheila menerimanya, walaupun sperma yang dimuntahkan oleh Indra banyaknya sedikit tetapi cukup penuhi rongga mulut Sheila sampai meluber membasahi pipinya.
Sesudah memuntahkan spermanya Indra mencabut batang kemaluannya dari mulut Sheila, serta Sheilapun langsung muntah-muntah serta batuk-batuk ia terlihat berupaya untuk keluarkan cairan-cairan itu tetapi sejumlah besar sperma Indra barusan sudah mengalir masuk ketenggorokannya.
Sekarang muka Sheila telah acak- acakan namun kecantikannya masih kelihatan, sebab memang kecantikan dianya ialah kecantikan yang alami hingga dalam keadaan apa pun tetap cantik terdapatnya. Dengan muka senang sekalian menyadarkan tubuhnya didinding kasur, Indrapun menyeringai lihat Sheila yang masih terbatuk-batuk.
Indra putuskan untuk beristirahat sesaat, kumpulkan kembali tenaganya. Selain itu badan Sheila meringkuk dikasur sekalian tersedu-sedu. Waktupun berlalu, jam didinding kamar Sheila sudah tunjukkan jam 1 dini hari. Sekalian enjoy Indrapun meluangkan diri mengorek-ngorek isi laci almari Sheila yang terdapat selain tempat tidur.
Dilihatnya album foto- photo pribadi punya Sheila, terlihat wajah-wajah cantik Sheila menghiasi isi album itu, Sheila yang anggun dalam baju seragam pramugarinya, terlihat cantik dengan pakaian muslimnya komplet dengan cairan kental saat photo bersama dengan keluarganya waktu lebaran tempo hari dikota aslinya yakni Bandung.
Sekarang gadis cantik itu tergolek lemah didepannya, 1/2 badannya telanjang, kemaluannya terlihat membengkak. Oppo Sex Story Diluar itu, diketemukan juga beberapa lembar uang yang sejumlah 2 juta-an lebih dan perhiasan emas di dalam laci itu, dengan tersenyum Indra masukkan itu semua dalam kantung celana lusuhnya, “Sambil menyelam minum air”, batinnya. Sesudah 1/2 jam lamanya Indra bersitirahat, sekarang ia bangun dekati badan Sheila.
Diambilnya satu gunting besar yang ia dapatkan barusan di dalam laci. Serta kemudian dengan gunting itu, ia menanggalkan pakaian seragam pramugari Sheila satu-satu. Secara singkat sekarang badan Sheila sudah telanjang bundar, rambutnyapun yang hitam lurus serta panjang sebahu tadi digelung rapi sekarang digerai oleh Indra hingga meningkatkan keindahan menghiasi punggung Sheila.
Sesaat Indra kagum pada keindahan badan Sheila, kulitnya putih bersih, pinggangnya ramping, payudaranya yang tidak besar, kemaluannya yang walaupun terlihat abuh tetapi masih kelihatan indah hiasi selangkangan Sheila. Badan Sheila terlihat penuh dengan kepasrahan, badannya kembali tergetar menunggu akan apa-apa yang akan berlangsung pada dianya.
Selain itu hujan di luar masih turun dengan derasnya, udara dingin mulai masuk dalam kamar yang tidak besar itu. Udara dingin itu yang kembali menghidupkan nafsu birahi Indra. Sesudah hampir sejam lamanya memberikan istirahat pada batang kemaluannya sekarang batang kemaluannya kembali menegang.
Dihampirinya badan telanjang Sheila, “Yaa…ampuunnn bangg…udah dong….Sheila meminta ampunn bangg…oohhh….”, Sheila terlihat memelas memohon-mohon pada Indra. Indra cuma tersenyum saja dengar itu semua, ia mulai mendapatkan tubuh Sheila. Sekarang dibaliknya badan telanjang Sheila itu sampai dalam tempat tengkurap.
Kemudian ditariknya badan itu sampai di pinggir tempat tidur, hingga ke-2 lutut Sheila sentuh lantai sesaat dadanya masih melekat kasur dipinggiran tempat tidur, Indrapun ada dibelakang Sheila dengan tempat menghadap punggung Sheila. Kemudian kembali direntangkannya ke-2 kaki Sheila selebar pundak, dan…. “Aaaaaaaaakkkkhh………”, Oppo Sex Story Sheila melolong panjang, badannya mengejang serta terangkat dari tempat tidur pada saat Indra memberikan batang kemaluannya di dalam lobang anus Sheila.
Rasa sakit tanpa tara kembali dirasa didaerah selangkangannya, dengan cukup sulit payah kembali Indra sukses memberikan batang kemaluannya di dalam lobang anus Sheila. Kemudian badan Sheilapun kembali disodok-sodok, ke-2 tangan Indra mendapatkan payudara Sheila dan meremas-remasnya.
1/2 jam lamnya Indra menyodomi Sheila, waktu yang lama buat Sheila yang makin tersiksa itu. “Eegghhh…. aakkhhh…. oohhh…”, dengan mata merem-melek dan badan tersodok- sodok Sheila merintih-rintih, selain itu ke-2 payudaranya diremas-remas oleh ke-2 tangan Indra.
Indra kembali rasakan akan memperoleh klimaks, dengan pergerakan secepat kilat dicabutnya batang kemaluan itu dari lobang anus Sheila serta dibaliklah badan Sheila itu sampai sekarang tempatnya terlentang. Secepat kilatpula ia yang sekarang ada di atas badan Sheila menghujamkan batang kemaluannya kembali di dalam vagina Sheila. “Oouuffffhhh……”, Sheila mendesah disaat Indra memberikan batang kemaluannya itu.
Tidak lama sesudah Indra memompakan kemaluannya di dalam liang vagina Sheila “CCREETT…. CCRROOOT… CROOTT…”, Oppo Sex Story kembali penis Indra memuntahkan sperma membasahi rongga vagina Sheila, serta Sheilapun terjatuh tidak sadarkan diri. Fajar sudah mendekati, Indra terlihat tinggalkan kamar kost Sheila dengan tersenyum penuh dengan kemenangan.
Sebatang rokok menemaninya dalam perjalanannya kesebuah stasiun bis antar kota, selain itu sakunya penuh dengan lembaran uang serta perhiasan emas. Entahlah apa yang akan berlangsung dengan Sheila sang pramugari cantik imut-imut itu, apa ia masih jual mahal dianya. Entahlah, yang pasti sesudah ia sukses nikmati gadis cantik itu, hal tersebut bukan urusannya.
Selesai..









0 Komentar